Laman

Tuesday, November 16, 2010

Where There Is A Will, There Is A Way

Sering kita mendengar ungkapan seorang teman atau kerabat yang berkata, iya kamu sih bisa sukses soalnya latar belakangmu bagus, keluargamu mendukung, kalau aku tidak, atau ungkapan lainnya yang berbunyi hokimu bagus makanya usahamu lancar dan sukses sedang aku susah, banyak sekali masalah aku jumpai.

Hidup adalah dinamika, kadang naik kadang turun. Mari sejenak kita bercermin sudah seberapa jauhkan perjalanan hidup kita arungi?? Lalu apakah yang sudah kita peroleh saat ini?? Seberapa besarkah harapan dan usaha kita dalam menjalani hari-hari kita kedepan yang tentunya penuh tantangan pun penuh harapan??

Tidak ada satu mahluk hiduppun di dunia ini yang tidak akan mendapatkan masalah dalam hidupnya, Tuhan memberikan kita modal untuk mengarungi hidup, coba lihat panca indera kita, apakah kita sudah gunakan dengan optimal, buah pikiran dan kemampuan kita suah maksimalkah kita gunakan.

Tidaklah Tuhan menciptakan cumi-cumi atau gurita tanpa tinta begitu saja, atau tidaklah diciptakan seekor rusa dengan tanduk tanpa sebuah maksud. Tentu Yang Maha Pencipta sudah memperhitungkan dan memikirkan hal tersebut dengan sangat teliti dan Maha Mengerti. Kita semua diberikan Tuhan bekal untuk hidup dan menghadapi masalah yang sekiranya bakal terjadi. Namun seringkali kita sia-saiakan modal Illahiah tersebut.

Keberhasilan seringkali membutuhkan beberapa fase kegagalan dalam proses pencapaiannya

Lihatlah foto bayi tersebut, bukankah dengan susah payah
bayi itu mendapatkan keseimbangan untuk bisa berdiri?? Namun bayi tersebut tidak menyerah walaupun sampai jatuh & menangis untuk ketercapaiannya untuk bisa berdiri dengan seimbang. Demikian pula dalam hidup kita. Sebuah keberhasilan tidaklah dengan mudah bisa didapatkan dengan instan. Semua adalah proses, seberapa konsisten diri Anda mempertahankan impian dan cita-cita yang sudah Anda tentukan sebelumnya.

Semua sebenarnya ada ditangan kita sendiri, masa depan, papapun kita nanti adalah apa yang kita pikirkan sekarang, sebelum kita akhiri ruanghati.com ingin memberikan sebuah hadiah menarik bagi Anda sekalian yaitu sebuah perenungan yang dikutip dari “ Seeds Of Gretness” Karya Denis Waitley. Mari kita simak bersama.

Anda bisa sukses meski sekarang Anda belum apa – apa.
Bila Anda pikir Anda bisa, Anda pasti bisa.
Bukan bakat Anda, bukan kelahiran Anda, bukan simpanan Anda di Bank, tetapi sikap anda.
Bila Anda pikir Anda bisa, Anda pasti bisa.

Tidak peduli apakah Anda pernah sukses sebelumnya.
Tak ada artinya sukses setengah – setengah.
Capailah tujuan akhir Anda.
Jadi, cobalah lagi dan coba lagi.
Sampai Anda berhasil.
Bila Anda pikir Anda bisa, Anda pasti bisa.

Pegang teguh impian – impian Anda.
Yakinkanlah hati Anda.
Bulatkan tekad sekeras baja.
Anda pasti bisa meraihnya
Bila Anda pikir Anda bisa, Anda pasti bisa.

Percayalah pada TUHAN.
Itu berarti Anda telah setengah berhasil.
Percayalah pada diri sendiri.
Itu berarti Anda telah dua pertiga berhasil.
Bila Anda pikir Anda bisa, Anda pasti bisa.

Tomas Alfa Edison pernah gagal 10083 kali percobaan sampai akhirnya berhasil menciptakan bola lampu, kalau kita cuma gagal 1 kali, itu masih mulai fase keberhasilan, bukan hasil melainkan proses

No comments: